i love u,mom…

Posted: 14 Agustus 2010 in Serba - serbi

Ini adalah mengenai Nilai kasih Ibu dari Seorang anak yang mendapatkan ibunya sedang sibuk menyediakan makan malam di dapur.

Kemudian dia menghulurkan sekeping kertas yang bertulis sesuatu. si   ibu segera membersihkan tangan dan lalu menerima kertas yang   dihulurkan oleh si anak dan membacanya.

Ongkos upah membantu ibu:
1) Membantu pergi ke warung: Rp20.000
2) Menjaga adik Rp20.000
3) Membuang sampah Rp5.000
4) Membereskan tempat tidur Rp10.000
5) menyiram bunga Rp15.000
6) Menyapu halaman Rp15.000
Jumlah : Rp85.000

Selesai membaca, si ibu tersenyum memandang si anak yang raut mukanya   berbinar-binar.

Si ibu mengambil pena dan menulis sesuatu dibelakang   kertas yang sama.

1) Ongkos mengandungmu selama 9bulan- GRATIS
2) Ongkos berjaga malam karena menjagamu -GRATIS
3) Ongkos air mata yang menetes karenamu -GRATIS
4) Ongkos khawatir kerana selalu memikirkan keadaanmu -GRATIS
5) Ongkos menyediakan makan minum, pakaian dan keperluanmu -GRATIS
6) Ongkos mencuci pakaian, gelas, piring dan keperluanmu – GRATIS

Jumlah keseluruhan nilai kasihku – GRATIS

Air mata si anak berlinang setelah membaca. Si anak menatap wajah ibu,   memeluknya dan berkata, “Saya Sayang Ibu”.Kemudian si anak mengambil   pena dan menulis sesuatu didepan surat yang ditulisnya: “Telah Dibayar” .

#”Kasih ibu kepada beta, tak terkira sepanjang masa, hanya memberi dan tak harap kembali, bagai sang surya menyinari dunia “#

Anelka masih terus berpuasa meski sedang bermain.

VIVAnews – Kompetisi Premier League atau Liga Inggris musim 2010/2011 akan segera bergulir pada 14 Agustus mendatang. Menariknya, kompetisi yang diklaim sebagai yang terpanas ini akan mengawali musim bersamaan dengan awal ramadan. Bukan rahasia lagi jika di Premier League banyak bercokol pebola-pebola muslim. Ironisnya, di saat tim membutuhkan tenaga dan konsentrasi pemain, beberapa pemain harus dihadapkan dengan rutinitas berpuasa. Tak heran jika banyak pebola-pebola muslim yang harus rela untuk tak berpuasa demi membela klub masing-masing. Penyerang anyar Arsenal, Marouane Chamakh yang berkebangsaan Maroko akan merasakan beratnya tampil di Premier League. Mantan penyerang klub Prancis, Bordeaux ini tampaknya dengan berat hati harus meninggalkan puasanya dan mengganti di hari lain. Di Premier League musim ini, tercatat sekitar 18 pemain berstatus muslim. Arsenal menjadi klub yang paling banyak memiliki pemain muslim. Tercatat lima pemain muslim di The Gunners. Manchester City menjadi klub kedua yang paling banyak mengoleksi pemain muslim dengan tiga pemain. Di Blackburn Rovers, Stoke City dan Everton, masing-masing tercatat dua nama pemain muslim. Sedangkan Chelsea, Liverpool, West Ham United, West Bromwich Albion. Penyerang Chelsea, Nicolas Anelka dikabarkan masih terus berpuasa meski sedang bermain. Praktis hanya Manchester United yang sepertinya tak akan terpengaruh dengan ramadan. Karena tak satu pun anggota tim MU berstatus muslim. Daftar Pemain Muslim di Premier League Bacary Sagna (Prancis) – Arsenal Abou Diaby (Prancis) Arsenal Samir Nasri (Prancis) Arsenal Nacer Barazite (Belanda) Arsenal Marouane Chamakh (Maroko) Arsenal Abdisalam Ibrahim (Somalia) Manchester City Yaya Touré (Pantai Gading) Manchester City Kolo Touré (Pantai Gading) Manchester City El Hadji Diouf (Senegal) Blackburn Rovers Y?ld?ray Ba?türk (Turki) Blackburn Rovers Marouane Fellaini (Belgia) Everton Aiyegbeni Yakubu (Nigeria) Everton Mamady Sidibe (Mali) Stoke City Abdoulaye Diagne-Faye (Senegal) Stoke City Nicolas Anelka (Prancis) Chelsea Nabil El Zhar (Maroko) Liverpool Julien Faubert (Prancis) West Ham United Abdoulaye Méïté (Pantai Gading) West Bromwich Albion Sumber: wikipedia • VIVAnews

Agar Tetap Energik Selama Puasa

Posted: 11 Agustus 2010 in Kesehatan

VIVAnews – Puasa atau tidak makan dan minum selama 12 jam di bulan Ramadan bukan berarti Anda tidak dapat beraktivitas seperti biasa. Selama menjalankan ibadah puasa, jumlah asupan makanan berbeda dengan energi yang dikeluarkan.

Agar tak kehabisan energi selama menjalankan puasa ada beberapa kiat agar tubuh tetap fit selama berpuasa seperti dikutip dari Daffodil.

1. Niat

Motivasi atau niat menjalankan puasa ternyata berpengaruh pada kondisi tubuh melalui pusat pengatur di otak. Kadar asam lambung orang yang berniat puasa lebih rendah daripada orang yang kelaparan hingga lebih sanggup menahan lapar hingga saat berbuka.

2. Asup menu bergizi

Konsumsi menu bergizi saat sahur dan berbuka sebagai sumber energi di siang hari. Jangan lupa asupan karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral seimbang dalam setiap menu.

3. Makan sahur

Sahur berfungsi sebagai cadangan energi dalam aktivitas keseharian. Tidak sahur meningkatkan risiko terjadinya penurunan gula darah yang menyebabkan tubuh cepat lesu, loyo dan mudah marah.

4. Perbanyak minum air putih

Sejak berbuka hingga masuk sahur, banyak  minum air putih untuk mencegah dehidrasi. Ini memberi tubuh waktu untuk menampung dan mengonsentrasikan cairan tubuh bagi keperluan saat menjalankan puasa.

5. Hindari makanan dan minuman terlalu banyak gula

Makanan dan minuman yang terlalu manis memicu tubuh memproduksi insulin dan cepat menimbulkan rasa lapar, lemas dan lesu. Saat makan sahur, perbanyak protein dan serat yang bertahan lebih lama dibanding jenis makanan lainnya.

6. Segera berbuka puasa pada waktunya

Pada  saat berbuka awali makanan atau minuman hangat dan manis, seperti kolak atau kurma. Tetapi hindari minuman yang terlalu manis seperti soda atau minuman yang terlalu dingin karena akan membuat perut kembung. Setengah hingga satu jam kemudian, santap makanan secara bertahap agar tidak membebani pencernaan. Perbanyak buah dan sayuran.

7. Berolah raga ringan-sedang

Salah satu penyebab cepat lelah saat puasa adalah berolahraga di pagi hari. Namun, berolahraga ringan 1-2 jam sebelum berbuka meningkatkan vitalitas dan kebugaran.

8. Menjaga kebersihan gigi dan mulut

Saat menjalankan ibadah puasa, kegiatan makan dan minum di siang hari berhenti total. Sehingga, produksi kelenjar air liur berkurang dan mulut menjadi cepat asam dan berbau. Karenanya,  dianjurkan segera menggosok gigi sehabis makan sahur agar sisa-sisa makanan tidak membusuk di rongga mulut.

Selamat puasa!

Keberuntungan adalah apa yang terjadi ketika persiapan bertemu kesempatan.

VIVAnews – Banyak orang frustasi lantaran tidak kunjung mendapat pekerjaan. Padahal mereka sudah merasa berusaha maksimal. Seketika, Anda mungkin menganggap diri tidak pernah beruntung dan selalu bernasib buruk.

Salah seorang psikolog mengatakan, keberuntungan berkaitan dengan cara berpikir dan bagaimana seseorang memandang hidup ke depan. Seperti pepatah lama, “Keberuntungan adalah apa yang terjadi ketika persiapan bertemu kesempatan.”

Berikut rahasia sukses para pencari kerja:

1. Percaya diri sebagai seorang ‘lucky person’
Berpikirlah positif dan selalu optimis. Ini merupakan salah satu cara untuk mendapatkan pola pikir yang benar dan bisa meraih keberuntungan bagi si pencari kerja. Anda harus benar-benar percaya bahwa hal-hal yang baik akan terjadi. Jangan terlena dengan pikiran negatif.

“Jika Anda yakin beruntung banyak waktu, Anda akan cenderung untuk memperlihatkan perilaku yang membuat orang lebih responsif terhadap Anda,” ujar Martin Seligman, profesor psikologi di University of Pennsylvania dan penulis buku ‘Authentic Happiness’.

2. Anggap diri sebagai seorang istimewa
Jika terus-menerus membandingkan hidup Anda dengan orang lain. Pertimbangkan hal berikut: Hanya karena seseorang mungkin memiliki nasib baik (misal memenangkan lotere atau mendapatkan pekerjaan) itu tidak berarti kebahagiaan terjamin.

Pepatah mengatakan, “Rumput tetangga memang selalu tampak lebih hijau.” Tapi ada hal yang selalu harus diingat, hanya karena sesuatu yang mungkin tampak besar bagi seseorang, itu bukan berarti akan menjadi hal yang juga baik untuk Anda. Anda harus membuka jalan Anda sendiri, bukan terus-menerus membandingkan diri dengan orang lain.

3. Belajar kendalikan emosi
Waspadalah dengan kondisi emosi Anda. Emosi negatif bisa menghambat keberuntungan karena bisa memicu kebencian, amarah, cemburu, atau rasa malu. Hal ini justru akan menghambat Anda mendapatkan bantuan atau kerja sama dari orang lain.

Belajarlah mengendalikan emosi negatif yang muncul demi menciptakan rasa lebih optimis, percaya diri, dan ekstrovert. Dengan begitu, semua orang yang tertarik membantu Anda akan berpikir bahwa Anda memiliki kepribadian yang menarik.

4. Berpikir terbuka dan perluas pergaulan
Cobalah selalu berpikir terbuka terhadap segala peristiwa. Lihat setiap kejadian sebagai situasi yang potensial untuk meningkatkan keberuntungan. Misalnya, saat melakukan percakapan dengan seseorang yang duduk di sebelah Anda di pesawat, dapat membuka jaringan kerja. Atau bergaulah dengan kelompok sosial yang berbeda.

“Selalu menjadi orang yang terbuka dalam pergaulan dan bersiaplah untuk membuat kesalahan,” kata John Krumboltz, profesor pendidikan di Universitas Stanford. “Dengan begitu, Anda akan mendapatkan lebih banyak pegalaman hidup.”

• VIVAnews

Tiga perempat karyawan menganggap penting mengetahui gaji orang lain.

VIVAnews – Membandingkan-bandingkan jumlah penghasilan dengan rekan sekantor atau anggota keluarga bisa menyebabkan perasaan tidak bahagia yang memicu stres.

Studi menganalisa data 19 ribu responden dari 24 negara di Eropa menemukan tiga perempat karyawan menganggap penting mengetahui gaji orang lain dan membandingkan pendapatan mereka dengan orang lain.

Para peneliti dari Paris School of Economics menemukan orang yang membanding-bandingkan gaji mereka dengan orang lain lebih cenderung tertekan dan merasa tidak bahagia.

Responden menunjukkan, makin tinggi kedudukan orang yang menjadi pembanding, makin rendah peringkat mereka terhadap kehidupan dan taraf hidup sendiri. Tidak ada perbedaan antara jenis kelamin pada saat membandingkan gaji dengan orang lain. Studi yang dimuat dalam Economic Journal menemukan bahwa masyarakat miskinlah yang paling terkena dampaknya.

Yang lebih mengejutkan, membandingkan gaji dengan rekan kerja paling berbahaya, karena dua kali lebih menimbulkan perasaan stres dan frustasi. “Menakar gaji sendiri dengan gaji rekan kerja meningkatkan ekspektasi mengenai prospek pendapatan potensial di masa depan,” ungkap pemimpin studi, Profesor Andrew Clark seperti dilansir dalam laman BBC.

Profesor Cary Cooper, Pakar Psikologi di Lancaster University Management School, mengatakan jenis orang yang terus-menerus membandingkan diri dengan orang lain cenderung tidak yakin pada diri mereka sendiri.

“Perbedaan gaji di antara teman sekolah atau universitas sangat merusak. Karena Anda berpikir,  Anda dan teman Anda memiliki kesempatan sama, dan ternyata rekan Anda memperoleh sesuatu yang lebih baik. Akhirnya Anda menganggap diri tidak kompeten,” katanya. (adi)

• VIVAnews

Daya Tarik Wanita Sukses

Posted: 30 Juli 2010 in Dunia Kerja

Untuk sukses dalam kehidupan, wanita bukan hanya butuh kepintaran dan kecantikan.

VIVAnews – Untuk sukses dalam kehidupan, wanita bukan hanya butuh kepintaran dan kecantikan. Menurut sosiolog asal Inggris, Catherine Hakim dari London School of Economics, yang paling dibutuhkan wanita untuk sukses dalam dunia modern seperti sekarang adalah “erotic capital” atau modal erotis atau sensualitas, seperti dikutip dari Genius Beauty.

Menurut Hakim, modal erotis atau sensualitas ini terdiri dari kompetensi seksual dan keterampilan sosial yang sangat baik. Ia mencontohkan wanita yang memiliki modal ini adalah Madonna. Dengan suara rata-rata, gigi yang tidak terlalu bagus, dan bentuk tubuh seperti pria, tetapi menjadi salah satu wanita yang paling sukses dan menarik. Kurangnya kecantikan yang dimiliki, justru membuat pribadinya lebih menarik dan menonjol.

Orang yang tidak memiliki penampilan menarik cenderung untuk mengembangkan kualitas pribadinya dan membuatnya terlihat menonjol. Uma Thurman pernah mengatakan, kecantikan bukan selalu menjadi hal utama, wanita perlu mengembangkan kecerdasan, rasa percaya diri dan keterampilan sosial.

Sosiolog juga mengamati bahwa orang-orang dengan modal erotis tinggi lebih mungkin untuk mempertahankan pekerjaan mereka atau mendapatkan pekerjaan baru dan mungkin lebih baik dalam situasi ekonomi yang buruk. Jadi, mulai sekarang kumpulkan modal erotis Anda. (umi)

• VIVAnews

Ternyata penampilan salah bisa jadi salah satu penyebab Anda tak dapatkan pekerjaan idaman

VIVAnews – Penampilan adalah nomor satu. Terutama, saat Anda akan menghadapi wawancara kerja. Perlu Anda ingat, penampilan bisa ‘menjual’ diri Anda saat melamar sebuah pekerjaan.

Walaupun keterampilan yang berkaitan dengan pekerjaan dan pengalaman memiliki peringkat tinggi dan dinilai penting untuk mendapatkan sebuah poisisi atau jabatan, namun penampilan juga cukup mempengaruhi saat proses perekrutan.

Hal utama yang perlu diperhatikan saat proses awal perekrutan justru adalah masalah penampilan dan lebih khususnya lagi adalah cara Anda berpakaian.

Menurut sebuah studi yang dilakukan Frank Bernieri, Ph.D., profesor psikologi di Universitas Negeri Oregon menyatakan, dalam waktu 10 detik pertama setelah wawancara dimulai, pewawancara Anda sudah bisa memutuskan apakah Anda layak bekerja di perusahaan tersebut.

Bagi Anda yang tampil dengan polesan make-up berwarna natural dan berpenampilan menarik cenderung mendapatkan peluang lebih besar ketimbang mereka yang datang dengan penampilan ‘ala kadarnya’.

Menurut Bernieri, berpakaian dengan cara salah setara dengan yang terburuk, dan ini sama halnya Anda telah melakukan kecerobohan sosial, misalnya menggigit kuku selama wawancara.

Dan, berdasarkan penelitian terbaru, tingkat pengangguran untuk wanita usia di atas 20 tahun adalah 7,9%. Data yang diperoleh dari US Bureau of Labor Statistics ini menunjukkan, perlu kompetisi tersendiri yang harus memberikan dorongan para peserta wawancara untuk mengubah penampilan agar lebih menarik.

Bernieri pun menyarakan, pakaian terbaik untuk Anda kenakan saat wawancara adalah busana yang konservatif. Dengan berpakaian konservatif berarti Anda peduli pada dua dimensi yang berbeda. Pertama, Anda berusaha, Kedua, Anda membuat upaya untuk tidak menyinggung perusahaan yang dituju. Ketiga, Anda sopan dan terhormat.”

Hal senada juga diungkapkan Kim Zoller, pendiri dan presiden dari Image Dynamics, “Kesalahan paling umum di antara para kandidat saat wawancara yakni tidak berpenampilan yang semestinya. Banyak para peserta wawancara yang hadir mengenakan pakaian terlalu ketat dan berpenampilan kasual. Ini membuat Anda terlihat malas atau ceroboh.”

Zoller juga menambahkan, jika tidak berpakaian dengan baik, Anda dapat menjawab semua pertanyaan dengan benar, tapi peluang akan mengecil jika Anda mulai dibandingkan dengan kandidat lain yang berpenampilan lebih baik.

• VIVAnews